Halaman

Kamis, 01 Februari 2018

Pray's Story II

Kehidupan Sarjanaku.

Assalamualaikum Wr. Wb. sebelumnya saya ucapkan terima kasih kepada kalian-kalian yang sudi membuka blog saya yang sangat berfaedah ini. haha. Pada kesempatan ini saya akan menceritakan tentang kehidupan saya yang sangat asyik setelah saya lulus dari universitas terkemuka secara independent yaitu UNIBBA (Universitas Bale Banjir) i mean Bandung*sorry typo). Setelah menjalani kehidupan kuliah yang indah syekalih selama 4 tahun sebagai mahasiswa jurusan bahasa inggris yang trendy dan funky, sekarang saya telah mendapat predikat baru dari nama saya yaitu gelar S.Pd (sarjana pedagang dage) yang sangat berat, seberat ngelepasin mantan.

 (Prayudi Nugraha S.Pd, Mom & Dad)
 
Buat kalian yang merasa berat menjalani hidup sebagai pelajar atau yang masih mahasiswa, saya sangat ingin kalian merasakan kentut saya yang syahdu. Mungkin kalian yang belum terbayang bagaimana sih cara nambah followers *eh gimana sih kehidupan setelah kalian lulus kuliah. NAH! pada postingan ini saya akan menjelaskan secara rinci dan menu'u kepada kalian semua. Saya awali setelah saya menyelesaikan skripsi saya yang sangat simple and healthy, Judul skripsi saya adalah "The Effectiveness of Mind Mapping on Wrting Descriptive Text" sungguh judul yang sangat umum dan mainstream layaknya Dilan. Saya menyelesaikan sebagai bersama teman-teman seperjuangan saya (The Sand flowers) secara habis-habisan, sekuat tenaga, hingga tetes terakhir.
 (Kuya, Byan, Ijal, Cecep, Darwin, Kento yamazaki)

Hingga akhirnya judul skripsi saya diterima dosen pembimbing dan siap untuk sidang proposal, saya skip moment ini sampe sidang akhir karna sidang proposal saya sangat kacau dan memaluin. oke lanjut.Pada saat detik-detik sidang akhir skripsi saya sangat grogy, oh iya saat itu saya memakai setelan jas berwarna silver yang membuat saya terlihat seperti mempelai pria yang siap ijab kabul, btw itu jas emang buat acara nikahan my sister.


 NAH! setelah saya menyeselesaikan sidang skripsi yang menegangkan itu saya merasa lega sekaligus bingung, "Geus iyeu teh? beres kuliah? trus naon deui?" itulah yang ada dipikiran saya setelah selesai mengerjakan tugas terakhir sebagai mahasiswa. Dan ternyata itu bukanlah akhir melainkan awal. setelah dekan memindahkan tali yang menggawir di topi saya menyadari, saya belum merencanakan apapun setelah lulus, padahal sudah jelas semua orang setelah kuliah itu kerja atau lanjut S2 bila mampu, Tapi masalahnya adalah Kerja Apa? nah itu adalah pertanyaan yang sangat horror bagi saya dan mungkin bagi mahasiswa lainnya. Dikarenakan jurusan saya saat kuliah adalah pendidikan bahasa inggris pasti yang kalian pikir saya akan menjadi guru bahasa inggris, nyatanya tidak profesi itu sangat bertentangan dengan sifat saya yang calm, charming, dan agak tertutup ini. Pernah saya mencoba untuk mengajar kelas satu di salah satu SMK di tempat saya dan hasilnya nihil, saya terlalu nervous dan para murid sialan itu tidak mau diam sehingga materi saya tidak tersampaikan dengan baik.dan akhirnya saya menyerah menjadi seorang guru, tetapi saya tidak mau mengecewakan gelar yang saya capai dengan susah payah untuk menjadi pengangguran yang menyedihkan. saya mencari profesi alternatif lain dan pilihan saya jatuh pada Operator sekolah, profesi yang cukup mempuni dan menarik untuk saya karna jujur saya penyuka IT dan operator menuntut saya untuk bekerja didepan komputer which is i like. And then saya bekerja sebagai operator selagi menabung agar bisa mendapat pekerjaan yang lebih tinggi dan tinggi lagi. Terima kasih telah mendegarkan cerita saya yang menghanyutkan ini. Wassalamualaikum Wr. Wb


            "Kerja keras tidak akan mengkhianati oy oy oy!"

Tidak ada komentar:

Posting Komentar